Total Tayangan Halaman

Senin, 27 September 2010

Atas Nama Cinta

Lirik lagu Rossa Atas Nama Cinta

Posting lirik ini di blog anda
Aku wanita yang punya cinta di hati
Dan dirimu dan dirinya dalam hidupku
Mengapa terlambat cintamu telah termiliki
Sedang diriku dengan dia tak begitu cinta
Mengapa yang lain bisa
Mendua dengan mudahnya
Namun kita terbelenggu
Dalam ikatan tanpa cinta
Reff:
Atas nama cinta
Hati ini tak mungkin terbagi
Sampai nanti bila aku mati
Cinta ini hanya untuk engkau
Atas nama cinta
Kurelakan jalanku merana
Asal engkau akhirnya denganku
Kubersumpah atas nama cinta
Mengapa yang lain bisa
Mendua dengan mudahnya
Namun kita terbelenggu
Dalam ikatan tanpa cinta
back to Reff


gudanglagu.com Free Download Lagu Rossa Atas Nama Cinta MP3 Lirik 4shared Gratis Chord Video Album

Nikmati Hidup Ini

      Teman-teman semuanya yang sudah berkeluarga terutama, coba renungkan bahwa kehidupan keluarga kita itu bahagia tidak? Syukur kalau sudah berbahagia. Kalau belum bahagia tentu ada kendalanya. Kalau ada kendalanya tentu ada solusinya. Coba dilimbang-limbang, coba direnungkan, siapa yang membuat tidak bahagia? Dia pasanganku itu? Atau aku sendiri yang tidak mau mengalah alias gengsi? Atau mungkin ada orang ketiga? Atau tidak jelas? Nah ini semu dia bergejolak sehingga kalau dirasakan kehidupan menjadi tidak nyaman terus ditinggal begitu saja.
        Nah setelah ditinggal tentu mulai berpikir mencari kebahagiaan di tempat lain? Bahagiakah? Aku tidak yakin kalau itu kebahagiaan sejati. Kebahagiaan sejati jika Anda mau kembali kepada pasangan hidup Anda yang sudah direstui bahkan mungkin sudah diberkati. Anda tentu sudah banyak mengalah. Dia pun juga sudah mengaku mengalah. Tetapi itu belum cukup. Mengalah lagi itu lebih baik daripada terus mempertahankan pendapat sendiri. Tak ada salahnya kok mengalah. Mengalah itu kalau  ditulis lain meng-Allah, artinya memihak kepada Allah yaitu mau melayani dan mau berkurban untuk orang lain. Nah daripada hidup ini mengejar yang semua, coba si kejarlah yang murni kembali kepada keluargamu. Nikmatilah bersama keluarga dan anak-anakmu.
        Tetapi kalau ada orang ketiga yang sudah lebih mempengaruhi pasanganmu, rebutlah hatinya. Kalau tidak bisa bersabarlah. Siapa tahu ia akan berbalik arah dan sadar hatinya.  (Pratomo)

Minggu, 26 September 2010

Jogja-Purbalingga-Jogja

Setelah seminggu di rumah, Evrin kembali ke Jogja. Dia pulang ke Purbalingga guna menyaksikan wisuda kakaknya di Unsoed tanggal 19/9 siang. Aku yang jemput di Sokaraja. Hari Selasa ikut menyaksikan wisuda. Lalu selama ini kegiatan hanya di rumah dan Gereja kalau hari Minggu. Sempat ke Kaliori hari Minggu tanggal 26/9 bersama ibunya. Hari Senin ini 27/9 ia kembali ke Jogja naik travel Hany Jaya berangkat pukul 05.00. Semoga perjuangannya menyelesaikan karya tulisnya di Jogja lancar dan tidak mendapat halangan suatu apa pun. Kakaknya sedang ngurus penyelesaiannya di Purwokerto dan saat ini mencari pekerjaan. (Pratomo)

Sabtu, 25 September 2010

Pilih Sinetron atau Sabda Tuhan

Sinetron atau Sabda Tuhan
    
     Memperkenalkan KS kepada anak itu lebih-lebih urusan orang dewasa, bukan semata-mata urusan anak. Bagaimana orangtua membiasakan diri berdoa, membaca KS di dalam keluarga? Bagaimana orangtua melibatkan diri dalam kegiatan pendalaman KS di Lingkungan atau Stasi?
     Tema bulan Kitab Suci sekarang ini adalah Memperkenalkan Kitab Suci Kepada Anak Sejak Dini. Hal ini menarik perhatianku karena tidak mudah memperkenalkan KS kepada anak. Bukan hanya kepada anak, orangtua yang seharusnya mengenal lebih dahulu dan tertarik kepada KS, tetapi lebih tertarik kepada hal lain. Misalnya saja orangtua terang-terang lebih tertarik menonton sinetron daripada ikut pendalaman KS. Orangtua lebih tertarik menonton kelanjutan cerita sinetron ”Putri yang Tertukar” hari kemarin daripada meninggalkannya dan menemukan sabda Tuhan dalam pemdalaman KS. Masih disambung lagi kelanjutan cerita ”Kamila”. Pokoknya semua acara di tv itu lebih menarik daripada mengikuti pendalaman KS.
      Ekstrimnya altarnya keluarga adalah tv yang menyajikan segala macam hiburan. Sehingga anak pun ikut larut di dalamnya. Bahkan isi cerita banyak yang tidak memberikan bimbingan malahan banyak perkara-perkara yang dibenci Tuhan. Ams 6:16  Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya:    Ams 6:17  mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah,    Ams 6:18  hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan,    Ams 6:19  seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.    Ams 6:20  Hai anakku, peliharalah perintah ayahmu, dan janganlah menyia-nyiakan ajaran ibumu.
      Bacaan kedua Minggu ini lebih jelas lagi memutuskan 1Tim 6:10  Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. Tuntaslah sudah derita kita yang menginginkan kita mengenal sabda Tuhan melalui KS. Teguran Tuhan dalam   1Tim 6:11  Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. 
     Hai manusia yang masih mengasihi Allah berpikirlah sejenak demi anak-anakmu! Jauhilah semua itu!  Ajalkan anak-anakmu dan hatimu untuk mengenal Tuhan melalui KS. Kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan  dalam kehidupan sehari-hari di dalam keluarga dan masyarakat. Luk 6:31  Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.  (Pratom0)

Jumat, 24 September 2010

Tidak Latihan

Hari Jumat 24/9 juga pas jadwal latihan di GOR Samiaji, aku tidak berangkat. Aku masih butuh istirahat karena nanti sore ada rapat di tempatnya Bu Cici urusan BKM. Hari itu aku juga diajak Pak Jarot ikut tahbisan Romo Dhimas aku tolak karena rencana aku mau ikut rapat di tempat Bu Cici tersebut.

Latihan Badminton

Hari Kamis 23/9/2010 siang setelah pelajaran tidak hujan sehingga anak-anak kelas X pada latihan badminton. Aku menunggu sampai bubar. Ada 12 anak yang latihan. Setelah itu aku pulang istirahat di rumah. Pukul 21.00  diajak latihan badminton oleh Pak Jarot. Aku datang lapangan masih banyak air. Aku ngepel. Setelah dipel hujang rintik-rintik. Aku nggak jadi latihan. Hari itu aku pulang.

Rabu, 22 September 2010

Kapan Jariku Tumbuh

Cerita ini adalah "kisah nyata" yang pernah terjadi di Amerika.
Seorang pria membawa pulang truk baru kebanggaannya, kemudian ia meninggalkan truk tersebut sejenak untuk melakukan kegiatan lain.
Anak lelakinya yang berumur 3 tahun sangat gembira melihat ada truk baru, ia memukul-mukulkan palu ke truk baru tersebut. Akibatnya truk baru tersebut penyok dan catnya tergores.
Pria tersebut berlari menghampiri anaknya dan memukulnya, memukul tangan anaknya dengan palu sebagai hukuman. Setelah sang ayah tenang kembali, dia segera membawa anaknya ke rumah sakit. Walaupun dokter telah mencoba segala usaha untuk menyelamatkan jari-jari anak yang hancur tersebut, tetapi ia tetap gagal.
Akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan amputasi semua jari pada kedua tangan anak kecil tersebut.
Ketika anak kecil itu sadar dari operasi amputasi dan jarinya telah tidak ada dan dibungkus perban, dengan polos ia berkata, "Papa, aku minta maaf tentang trukmu." Kemudian, ia bertanya, "tetapi kapan jari- jariku akan tumbuh kembali?"
Ayahnya pulang ke rumah dan melakukan bunuh diri.
Renungkan cerita di atas! Berpikirlah dahulu sebelum kau kehilangan kesabaran kepada seseorang yang kau cintai. Truk dapat diperbaiki. Tulang yang hancur dan hati yang disakiti seringkali tidak dapat diperbaiki.
Terlalu sering kita gagal untuk membedakan antara orang dan perbuatannya, kita seringkali lupa bahwa mengampuni lebih besar daripada membalas dendam.
Orang dapat berbuat salah. Tetapi, tindakan yang kita ambil dalam kemarahan akan menghantui kita selamanya.
Tahan, tunda dan pikirkan sebelum mengambil tindakan.
Mengampuni dan melupakan, mengasihi satu dengan lainnya.
Ingatlah, jika kau menghakimi orang, kau tidak akan ada waktu untuk mencintainya.