Total Tayangan Halaman

Senin, 16 Mei 2011

Uang UPS

Tanggal 25 Maret 2011 Pak Amperato menyerahkan uang sebanyak Rp 483.000,-- (Empat Ratus Delapan Puluh Tiga Ribu Rupiah) pembayaran kas dari Pak Suryono ke UPS  Pratomo.
Tanggal 14 Mei 2011 Pak Edi Susanto menyerahkan uang sisa pembelian sapi dan penjualan sapi yang sakit senilai Rp 4.740.000,-- (Empat Juta Tujuh Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) kepada UPS Pratomo.
Uang sebanyak itu (483.000 + 4.740.000)= 5.223.000,-- (Lima Juta Dua Ratus Dua Puluh Tiga Ribu Rupiah) saya serahkan kepada Pak Hardi tanggal 16 Mei 2011 di rumah Pak Hardi. Uang itu supaya dimasukkan ke bank. Pak Hardi tanda tangan di buku catatan saya.

Pengeluaran UPS 2011
No
Tanggal
Uraian penggunaan
Satuan
Harga total
1
27/2/2011
Sewa bengkok KSM Tani Maju
19 bidang
10.000.000
2
27/3/2011
Pembelian sapi KSM Pengestu
2 ekor
12.575.000
3
16/5/2011
Pembelian sapi KSM Samak
3 ekor
18.500.000

 4
27/5/2011 
Pembelian sapi KSM Samak 
1 ekor 
   6.200.000








Jumlah 
 47.275.000 


Pemasukan
No
Tanggal
Asal
Satuan
Jumlah
1
25/3/2011
Sewa bengkok dari Pak Suryono
1  bidang
   483.000,-
2
14/5/2011
Sisa pembelian sapi dan penjualan sapi sakit dari Pak  Edi Susanto
-
4.740.000


Dimasukkan di  bank oleh Pak Hardi
Jumlah
5.223.000

KSM Samak

Kali ini UPS menyetujui KSM Samak untuk ternak 3 ekor sapi seharga 18.500.000,-- (Delapan Belas Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Uang sudah diserahkan hari ini 16 Mei 2011 di rumah Pak Sarmidi (55) Ketua KSM Samak yang disaksikan anggotanya Pak Sukisman (45), Jirun (39), Wartam (48) dan Pak Hardi sekretaris BKM serta Pak Puryanto anggota BKM dan aku sendiri yang menyerahkan Pratomo keyua UPS. Anggota yang tidak datang Pak Yoyon. Tugas KSM membuat laporan pembelian sapi.

Rabu, 11 Mei 2011

Pembuatan Pupuk Organik

Bulan April 2010 diadakan pelatihan pembuatan pupuk organik dan penanaman bibit di polibag di Gereja St Agustinus Purbalingga

Selasa, 10 Mei 2011

Pengendalian Diri

Kalau mau nuruti keinginan, manusia tak ada batasnya. Kesampaian yang satu ingin yang lain. Bahkan penglihatan kita memabukkan. Seringkali  rumput tetangga pun terlihat hijau. Sehingga hidup menjadi tak nyaman dan banyak keinginan di luar yang mau dicapai. Apalagi fasilitas tercukupi bahkan godaan menantang, sehingga manusia tak mau dan berat untuk mengendalikan diri. Namun yang paling baik dan selanjutnya akan mendamaikan tetap pengendalian diri tersebut.

Senin, 09 Mei 2011

Mengajak Remaja RT Bergabung

Sebagai ketua RT saya mengajak remaja yang belum mempunyai pekerjaan untuk bergabung. Ajakan saya disampaikan di rapat rt bapak-bapak pada hari Sabtu tanggal 7 Mei 2011. Ajakan itu saya ulangi lagi saat rapat ibu-ibu di rapat PKK hari Minggu tanggal 8 Mei.
Inti ajakan itu, saya minta tolong ke bapak dan ibu untuk mengajak anak-anak remaja yang belum mempunyai pekerjaan untuk berkumpul di rumah pak Rt hari Senin tg 09 Mei 2011 pukul 19.00. Saya berencana dan keinginan untuk menanyakan potensi mereka dan kemmauan mereka. Mereka bisa apa dan mau apa? Itu rencana saya.
Nah setelah saya tunggu-tunggu hari Senin pekul 19.00 sepi nggak ada yang datang. Setelah pukul 19.10 baru dua orang yang datang. Ya dua orang pun saya dampingi untuk saya tanya kemauan mereka. Remaja yang satu ternyata sudah mempunyai kios di depan GOR namun belum ada isinya alias masih kosong. Rencana remaja itu mau diisi dengan alat musik untuk rentalan. Remaja yang satu tertarik juga  bisnis itu. Tetapi remaja itu menanyakan usaha yang lain yang bisa dikerjakan apa? Saya mengajukan 3 alternatif, 1. cuci motor dan mobil di tempat warga yang punya bengkel. 2. usaha sablon kertas, plastik dll ada yang mau melatih 3. usha lain yang dikehendaki melalui latihan di BLK.
Mereka belum mengambil keputusan apa-apa masih dipikirkan dan dirembug dengan keluarganya. Rencana Senin depan mereka bertemu lagi.

Mari Menciptakan Lapangan Kerja Bersama


Teman-teman yang ingin mendapatkan pekerjaan yang sesuai.
Saya mempunyai pendapat yang saya tulis di catatan saya ini.
Tentu teman yang saat ini belum mempunyai pekerjaan menginginkan pekerjaan yang mudah dikerjakan dan menghasilkan uang yang banyak, misalnya saja kerja di kantor/ kerja kantoran contohnya saja PNS. Syukur kalau tidak harus. Namun untuk mendapatkan kerja PNS harus bersaing dengan ribuan pelamar yang lain dan siap uang yang banyak untuk titip-titip. Tentu lebih banyak yang tidak diterima daripada yang diterima. 
Nah selama menunggu pendaftaran PNS apa hanya menunggu tanpa berbuat apa-apa? Nah saya mempunyai cara untuk menciptakan lapangan pekerjaan selama menunggu. Tentu saya berharap kita berkumpul dalam satu kelompok kita sebut kelompok kerja. Setelah kita berkumpul kita mengungkapkan potensi-potensi yang kita miliki masing-masing orang yang berkumpul. Dari potensi masing-masing itu kita mau melakukan apa? Kita rancang dari kepengurusan, perencanaan, peserta, gambar, uraian, keuangan. Rancangan itu kita tulis kita beri nama PROPOSAL.
Setelah proposal selesai, kita kumpulkan orangtua / penyandang dana untuk mempelajari proposal tersebut, kalau setuju mana yang disetujui, mana yang ditolak disampaikan kepada  kita. Orangtua dan  atau penyandang dana memutuskan dan mempertimbangkan proposal tersebut kalau peerlu disurvey. Kalau belum cocok, minta proposal diperperbaiki.
Setelah orangtua dan atau penyandang dana setuju, kita bersama mereka berkumpul membuat persetujuan. Persetujuan-persetujuan itu dituangkan dalam tulisan kita sebut MOU.
Selanjutnya pengurus yang telah dibentuk tadi melaksanakan di bawah tanggung jawab orang yang dapat dipercaya. Kelompok itu tidak perlu banyak-banyak, 3 orang, 5 orang, 7 orang dengan niat kerja yang sungguh akan lebih baik daripada banyak orang yang tidak jelas.

Kamis, 05 Mei 2011

Rosario Lingkungan

Setiap bulan Mei dan Oktober, lingkungan Santo Yohanes mengadakan rosario secara keliling dari rumah ke rumah umat. Hari ini pun saya dan istri mengikuti rosario di desa Jetis di rumah Bapak Sutriyanto. Yang memimpin bapak Budi Susanto dihadiri 28 orang. Pelaksanaan dari pukul 18.00-19.00.